Tim Misi Kemanusiaan Indonesia (INASAR) berhasil mengevakuasi tiga korban jiwa dari reruntuhan bangunan akibat gempa berkekuatan 7,7 magnitudo di Myanmar. Evakuasi dilakukan di perumahan pegawai negeri sipil di Thukha Theiddhi Ward, Naypyidaw, di mana korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Selain operasi pencarian dan penyelamatan, tim INASAR juga memberikan pelayanan medis kepada warga terdampak dengan mendirikan pos kesehatan darurat di sekitar Base of Operation (BoO). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Indonesia dalam membantu penanganan bencana di Myanmar.
Setibanya di Bandara Naypyidaw pada 1 April 2025, tim INASAR langsung berkoordinasi dengan otoritas setempat dan tim Urban Search and Rescue (USAR) dari negara lain, termasuk Singapura, untuk menentukan sektor pencarian dan operasi penyelamatan.
Gempa yang terjadi pada 28 Maret 2025 tersebut telah menyebabkan lebih dari 2.700 korban jiwa dan kerusakan struktural yang signifikan di Myanmar. Bantuan dari berbagai negara, termasuk Indonesia, diharapkan dapat meringankan beban para korban dan mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak.
Also Read