Gelombang tinggi yang melanda pesisir Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada Kamis, 3 April 2025, telah menyebabkan kerusakan signifikan pada permukiman warga. Data sementara menunjukkan bahwa 50 rumah mengalami kerusakan, dengan rincian 27 rumah rusak berat dan 23 rumah rusak ringan.
Bencana ini dipicu oleh hujan lebat disertai angin kencang yang mengakibatkan gelombang tinggi menerjang permukiman pesisir Desa Tanjung Samalantakan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi gelombang tinggi di perairan selatan Kalimantan, termasuk Kotabaru. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di sekitar pesisir hingga kondisi cuaca membaik.
Also Read