Presiden Prabowo Subianto untuk kali pertama mengajak masyarakat merayakan HUT ke-80 Republik Indonesia dengan menyelenggarakan Pesta Rakyat di halaman tengah Istana Merdeka setelah upacara peringatan berlangsung. Pesta ini merupakan momentum bersejarah karena baru kali ini pesta semacam ini dilangsungkan di istana kepresidenan.
Acara dimulai usai upacara pagi, melibatkan penyediaan makanan dan minuman gratis yang disiapkan bersama oleh pedagang kaki lima dari sekitar Istana dan Monas. Pemerintah membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk berpartisipasi dalam upacara di Istana melalui pendaftaran daring, dengan kuota terbatas.
Pesta Rakyat juga digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas) sepanjang hari, dari pagi hingga malam, dilengkapi berbagai hiburan seperti panggung rakyat, lomba tradisional, kuliner UMKM gratis, serta pertunjukan kembang api pada malam harinya.
Also Read
Rangkaian acara dirancang dalam dua sesi: pagi hingga siang (08.00–14.00 WIB) dan malam (16.00–22.00 WIB), menciptakan suasana meriah yang terbuka bagi semua kalangan.
Setelah itu, malam harinya dilanjutkan Karnaval Bersatu Kemerdekaan yang berlangsung setelah prosesi penurunan bendera, dengan rute dari Monas – Jalan MH Thamrin – Bundaran HI – Jenderal Sudirman.
Presiden Prabowo berharap peringatan ini menjadi momen kebersamaan dan memperkuat semangat kemerdekaan di tengah masyarakat