Puasa merupakan ibadah yang tidak hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menahan hawa nafsu dan perilaku negatif. Di era digital saat ini, tantangan dalam menjalankan puasa semakin kompleks. Kemudahan akses informasi dan teknologi dapat menjadi distraksi yang mengurangi kualitas ibadah
Tantangan Puasa di Era Digital
Kemajuan teknologi dan media sosial menawarkan berbagai kemudahan, namun juga membawa tantangan tersendiri bagi umat Muslim yang berpuasa. Distraksi dari perangkat digital dapat mengganggu konsentrasi dan menurunkan kualitas ibadah.
Also Read
Perspektif Beragama Maslahat
Beragama maslahat adalah pendekatan keagamaan yang menekankan nilai-nilai kemanusiaan, kemaslahatan umum, keadilan, dan kearifan lokal. Dalam konteks puasa di era digital, pendekatan ini mengajak umat untuk memanfaatkan teknologi secara bijak untuk mendukung ibadah dan menghindari konten yang dapat mengurangi kualitas puasa.
Strategi Menghadapi Tantangan
- Membatasi Penggunaan Teknologi: Mengurangi waktu penggunaan perangkat digital yang tidak perlu dapat membantu menjaga fokus selama berpuasa.
- Memanfaatkan Teknologi untuk Ibadah: Menggunakan aplikasi pengingat waktu salat atau membaca Al-Qur’an digital dapat meningkatkan kualitas ibadah.
- Digital Detox: Memanfaatkan Ramadan sebagai momen untuk mengurangi ketergantungan pada media sosial dan lebih banyak berinteraksi langsung dengan keluarga serta masyarakat. j
Dengan pendekatan beragama maslahat, umat Muslim dapat menghadapi tantangan puasa di era digital dengan bijak, memanfaatkan teknologi untuk kebaikan, dan menjaga kualitas ibadah.






:quality(80)/https://kompaspedia.kompas.id/wp-content/uploads/2021/04/PERINGATAN-HARI-KARTINI-DI-PALEMBANG-1-08-scaled-e1618379065690.jpeg?w=150&resize=150,150&ssl=1)













